Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2021

SEJARAH AJISAKA MENGAJARI AKSARA JAWA

Gambar
SEJARAH AJISAKA MENGAJARI AKSARA JAWA  Oleh: Dr. Purwadi, M.Hum. Ketua Lembaga Olah Kajian Nusantara LOKANTARA, Hp: 0878 6440 4347 A. Kedatangan Prabu Aji Saka Di Jawa Aksara Jawa diajarkan oleh Prabu Ajisaka. Sejarah ini didasarkan pada Serat Mahaparwa, karangan Empu  Satya di Mamenang, Kediri, pada tahun  851 Surya (S) atau 879 Candra (C). Pada waktu ini tanah Arab di Timur Tengah sedang mengalami jaman Nabi Isa. Waktu itu Pulau Jawa belum bernama Jawa dan masih menjadi satu dengan  Pulau Sumatra, Madura dan Bali. Sunyi sepi  belum ada manusia.  Maka para dewa yang berkahyangan  di puncak  Gunung Tengguru tanah Hindi, yang nantinya disebut Gunung Himalaya, datang ke Pulau Jawa. Pimpinan para dewa adalah Sanghyang Manikmaya, atau Sanghyang Guru. Ia menjadi raja mengepalai para dewa. Maka pulau tadi dinamakan Pulau Jawa oleh Sanghyang Manikmaya, berasal dari kata  dawa. Akan tetapi pada waktu itu yang menyebut demikian hanya para dewa.  Sete...

Sejarah Kabupaten Bandung

Gambar
Sejarah Kabupaten Bandung Oleh: Dr. Purwadi, M.Hum Ketua Lembaga Olah Kajian Nusantara LOKANTARA Hp: 0878 6440 4347 A. Asal Usul Nama Bandung Nama Bandung berasal dari dua kata, Bantuan dan Mendung. Bantuan terkait dengan pertolongan dari Tuhan. Mendung merupakan suasana yang sedang gelap gulita. Tidak selamanya langit mendung, berarti suasana duka suatu saat pasti berganti. Ada harapan untuk menanti keadaan yang lebih gemilang. Bandung berarti keyakinan masyarakat ter-hadap bantuan Tuhan untuk mendapati cuaca mendung. Sesungguhnya di balik kesempitan pasti beserta dengan kesempatan. Anugerah yang berlimpah ruah ini betul-betul dihayati oleh Kanjeng Sinuwun Prabu Siliwangi pada tanggal 9 Muharam atau 20 April 1333. Nasihat luhur ini diungkapkan oleh Prabu Siliwangi ketika dinobatkan sebagai raja agung di kerajaan Pajajaran. Pidato pengukuhan sebagai pimpinan tertinggi kraton Siliwangi sungguh menggetarkan hati. Segenap hadirin tak kuasa menahan air mata. Raja Pajajaran ibarat Batara ...

SEJARAH KALI BRANTAS UNTUK TAPA NGELI RAJA MAJAPAHIT

Gambar
SEJARAH KALI BRANTAS UNTUK TAPA NGELI RAJA MAJAPAHIT.  Oleh Dr Purwadi  M.Hum. ketua Lembaga Olah Kajian Nusantara LOKANTARA, hp. 087864404347.  A. Tapa Ngeli di Aliran Kali Brantas.  Raja Majapahit sejak jaman Raden Wijaya tahun 1293 selalu menjalankan laku spiritual. Kegiatan ini berlanjut pada masa pemerintahan Prabu Jayanegara, Tri Buana Tungga Dewi dan Prabu Hayamwuruk.  Lebih utama lagi pada masa pemerintahan Sinuwun Prabu Brawijaya V. Upacara sesaji malah dilakukan secara rutin sejak tahun 1467. Bertempat di Hulu Sungai Brantas, kaki gunung Arjuno. Yakni di daerah Sumber Brantas Bumiaji Malang.  Tiap bulan Suro diadakan tirakatan kerajaan Majapahit. Selaku narasumber yaitu yang mulia Empu Tantular dan Empu Prapanca. Pujangga istana Majapahit mbabar wulangan wejangan wedharan. Sejarah leluhur dibahas secara jelas tegas tuntas.  Misalnya tema tentang tata cara meditasi di daerah aliran sungai Brantas. Tapa ngeli di kali Brantas dilakukan oleh pa...

SEJARAH KOTAGEDHE IBUKOTA KRATON MATARAM

Gambar
 SEJARAH KOTAGEDHE IBUKOTA KRATON MATARAM Oleh Dr Purwadi M.Hum. Ketua Lembaga Olah Kajian Nusantara - LOKANTARA. Hp. 087864404347 A. Pendiri ibukota Kerajaan Mataram Kotagedhe  Sinom  Nulada laku utama, Tumrape wong Tanah Jawi, Wong agung ing Ngeksiganda, Panembahan Senapati, Kepati amarsudi, Sudane hawa lan nepsu, Pinesu tapa brata, Tanapi ing siyang ratri, Amamangun karyenak tyasing sasama. Deskripsi tentang keteladanan Panembahan Senapati yang mendirikan kerajaan Mataram tahun 1582 diterangkan dalam serat Wedhatama. Sri Mangkunegara IV sebagai keturunan langsung Panembahan Senapati mengajak masyarakat untuk mencontoh perilaku Panembahan Senapati. Sebagai raja yang mengutamakan kepentingan orang banyak.  Lagu sinom ini berisi tentang ajaran keutamaan yang telah diwariskan oleh Panembahan Senopati. Beliau adalah raja Mataram yang pertama. Sebagai seorang pemimpin Panembahan Senopati berhasil mengendalikan tingkah lakunya. Beliau mau memperkokoh jati diri dan selalu...